Rabu, 04 Februari 2015

MENYIKAPI TAHUN BARU 2015




Sudah sama-sama kita ketahui, bahwa dalam menyambut tahun baru pada umumnya orang-orang mengadakan acara-acara maksiat melampiaskan kegembiraannya dengan berpesta pora, berfoya-foya, minum-minuman keras, lahan-lahan, bergaul bebas dll. Kita jangan seperti mereka,  kita supaya lebih hati-hati dan mutawari’, sebab tantangan yang akan kita hadapi tahun mendatang baik urusan dunia maupun akhirat lebih berat lagi. Sebagaimana sabda rosulullohi SAW :
....لَا يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ...الحديث رواه البخاري كتاب الفتن
Artinya : ...tidaklah datang suatu zaman kepada kamu sekalian, kecuali zaman sesudahnya lebih jelek dari pada zaman sebelumnya.

Ditambah lagi dengan upadaya syetan yang selalu berusaha tanpa henti menyesatkan manusia  agar bersamanya masuk kedalam neraka, dengan menghias-hiasi perbuatan maksiat dan perbuatan yang dilaknat  serasa menjadi sesuatu yang menggiurkan seolah nikmat dan lezat hingga banyak diantara mereka yang terpikat, sebagaimana dijelaskan dalam QS.Al Hijr ayat 39-40:
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ, إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ# سورة الحجر ٣٩-٤٠
Artinya : Iblis berkata: "Ya Tuhanku, sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menghias-hiasi  mereka (sehingga memandang baik perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang dimurnika”.

Maka dari itu, agar generus kita tidak keluyuran dan terpengaruh dengan kegiatan maksiat mereka,sebaiknya kita mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif pada malam tahun baru seperti ; pengajuian semalam suntuk diselingi acara makan-makan, lomba cerdas cermat, forum unik (usia nikah) dll.
Supaya dipahami ba hwa, kegiatan ini bukan untuk merayakan tahun baru, melainkan untuk menghindari prengaruh negatif yang biasanya ada pada acara tahun baru yang bisa merusak aqidah dan kefahaman agama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar