Selasa, 23 Februari 2016

Manusia yg paling Bahagia dan Beruntung

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rohimahullohu- berkata:

فأسعد الخلق وأعظمهم نعيما وأعلاهم درجة أعظمهم اتباعا وموافقة له علما وعملا اهـ.

“Maka makhluk yang paling beruntung, paling agung/ besar kenikmatannya dan paling tinggi derajatnya adalah makhluk yang paling besar mengikutinya dan mencocokinya dengan Beliau (Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wasallam-) baik secara ilmu maupun amalan.” (“Majmu’ul Fatawa)

✨Manusia yg paling beruntung adl mengikuti apapun yg dikatakan dan diperbuat oleh Rosulullooh saw  dgn keyaqinan penuh tanpa keraguan dan bantahan sedikitpun..

Kamis, 18 Februari 2016

Seberapa dekatkah kita dengan Alloh Ta'ala?


 «من أراد أن يعلم ما له عند الله فلينظر ما لله عنده» (رواه الدارقطني: حسن)

barang siapa ingin mengetahui apa yang didapatnya disisi Alloh, hendaknya dia  melihat pada hak-hak Alloh disisinya.
*****************

☄Melihat dan merenungkan di manakah posisi kita, apakah dekat ataukah jauh dari NYA..

🔺Jika engkau bertanya sedekat apakah Alloh dengan kita?
(jawabnya), tergantung seberapa dekat kita dengan Alloh


🔺Seberapa besar cinta Alloh kepadamu tergantung seberapa besar cintamu kepada Alloh.


🔺Sebarapa tinggi derajatmu disisi Alloh, tergantung seberapa besar taqwa dan  taatmu kepada Alloh

Post by WA Ust.H.Lukyanto

kebaikan akan dibalas dengan kebaikan

sekecil apaun  kebaikan janagan pernah diremehkan, karena justru dari kebaikan yang dianggap remeh dan sepele jika kita kerjakan akan menambah keimanan dan ketakwaan bahkan kedekatan dengan Alloh yang maha baik.

📖.....وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” [Al-Qashash: 77]

📖dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, bersabda:

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " مَنْ سَتَرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ ، سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، وَمَنْ نَفَّسَ عَنْ أَخِيهِ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ، وَإِنَّ اللَّهَ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَادَامَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ "

“Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat, Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan² pada hari kiamat.  Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim).
********************

🌘🌙Bisa jadi di saat kau terlelap pintu- pintu langit  sedang terbuka  oleh ribuan doa doa orang2 yg memohon kebaikan untuk mu sebab kebaikan mu yang kau anggap sepele, yaitu:

*dari orang faqir yang engkau beri makan,
*dari orang haus yang engkau beri minum

*dari orang2 yg kau beri senyuman,

*dari orang2 yg kau lepaskan bebannya baik dengan materi maupun nasihat2 yang baik,

*dari orang yg sedih yang kau bahagiakan

*dari orang bodoh yg kau ajarkan
*dari orang2 aniaya yang kau maafkan

*Atau bahkan dari semut yang terjebak di dalam air..

*dari duri di jalan yang kau singkirkan,
*dari orang yang berjalan kau beri tumpangan.

*dari sampah kecil di masjid yang kau bersihkan

* dari orang2 yg curhat yg kau dengarkan.

*dll.. Smua kebaikan yang mungkin sepele.


💐Smua kebaikan akan ada nilainya.
-Jangan sekali- kali menyepelekan kebaikan sekecil apapun.

✨Alloh Ta 'la akan menyayangi  dan menolong hamba nya selagi hamba itu menyanyangi dan menolong saudara nya. Post WA : Ust.H.Lukyanto

Rabu, 17 Februari 2016

Kefadholan Menikah


رَكَـعَـتَـانِ مِـنَ الْـمُـتَـزَوَّجِ اَفْـضَـلُ مِنْ سَـبْـعِيْـنَ رَكَـعَـةً مِنَ الْـعَـزْبِ ( رواه العقـيلىُّ فى الضُّـعَـفَـاءِ وَالضِّـيـَاءُ الـمـقدسىُّ فى الـمخـتـار )
Artinya : dua rokaat dari orang yang telah menikah lebih utama dari pada tujuh puluh rokaatnya orang yang bujang.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثَةٌ كُلُّهُمْ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَوْنُهُ الْمُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ وَالْمُكَاتَبُ الَّذِي يُرِيدُ الْأَدَاءَ   (رواه الـنـسائ ج6/15-16)
Artinya : dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tiga golongan yang semuanya merupakan kewajiban atas Allah 'azza wajalla untuk menolongnya, yaitu orang yang berjihad di jalan Allah, orang yang menikah menginginkan terjaga, dan budak mukatab yang menghendaki penebusan pembebasan dirinya dengan cara mengangsur."